Skip to content

PortalPermainan

Temukan panduan lengkap, berita terkini, dan komunitas untuk semua gamer Indonesia.

Primary Menu
  • Beranda
  • Ulasan Game
  • Tips & Trik
  • Game Mobile
  • eSports
  • Home
  • Tips & Trik
  • Strategi 4th and Goal 2020: 5 Formasi Serangan Terbaik untuk Touchdown Setiap Drive
  • Tips & Trik

Strategi 4th and Goal 2020: 5 Formasi Serangan Terbaik untuk Touchdown Setiap Drive

Ahmad Farhan 2026-01-27

Analisis Niat Pencarian: Apa yang Benar-Benar Dicari Pemain?

Kamu mencari “strategi 4th and goal 2020” karena frustasi, kan? Bola di garis 1-yard, down keempat, skor masih tertinggal. Kamu sudah coba semua play dasar, tapi pertahanan lawan seperti tembok. Artikel biasa hanya akan memberitahumu “gunakan QB Sneak” atau “lempar ke tight end”. Itu tidak cukup. Kamu butuh formasi dan taktik spesifik yang benar-benar bekerja dalam tekanan tinggi, yang memberi kamu keunggulan psikologis dan teknis. Di sini, saya akan membongkar 5 formasi serangan terbaik yang saya gunakan untuk secara konsisten mencetak touchdown dalam situasi 4th and goal di 4th and Goal 2020. Ini bukan teori, ini hasil dari ratusan jam trial and error di mode Franchise dan online.

A top-down, minimalist diagram of an American football field near the end zone, showing strategic player positions as simple icons, with a soft blue and green color palette, flat design style high quality illustration, detailed, 16:9

Fondasi: Memahami “Mengapa” Sebelum “Bagaimana”

Sebelum masuk ke formasi, kita perlu sepakat pada prinsip dasar. 4th and Goal 2020, seperti seri sebelumnya, memiliki engine AI pertahanan yang cukup responsif. Mereka membaca kecenderunganmu. Jadi, strategi buta tidak akan bertahan lama.
Konsep Kunci yang Sering Diabaikan:

  • Spacing (Jarak): AI pertahanan sangat baik dalam menutupi ruang vertikal (ke dalam end zone), tetapi sering kali lemah dalam pertahanan horizontal. Formasi yang menyebarkan receiver ke samping dapat meregangkan pertahanan dan membuka celah.
  • Play Action dalam Area Merah: Banyak pemain mengira play action tidak efektif di dekat end zone karena jarak pendek. Itu salah. Satu fake handoff yang baik dapat membekukan linebacker atau safety hanya untuk setengah detik—cukup untuk membuka passing lane yang kritis.
  • Personel Matchup: Perhatikan nomor punggung cornerback lawan yang dijodohkan dengan WR andalanmu. Jika kamu melihat #24 (biasanya CB kedua) menjaga WR1-mu, itu adalah mismatch yang harus dieksploitasi.
    Dengan prinsip ini, mari kita bahas senjata rahasiamu.

5 Formasi Mematikan untuk 4th and Goal

Berikut adalah 5 formasi yang telah terbukti menghasilkan touchdown dengan tingkat keberhasilan tinggi. Saya akan jelaskan tidak hanya “apa”, tetapi juga “kapan” dan “mengapa” menggunakannya, termasuk kelemahannya.

1. Formasi: Gun Trips TE (dari Set Shotgun)

  • Kapan Digunakan: Jarak 3-5 yard ke end zone. Ideal ketika kamu membutuhkan pilihan ganda dan ingin mengacaukan assignment pertahanan.
  • Play Rekomendasi: Slant-Flat Combo atau TE Out.
  • Alasan Berkerja: Formasi ini menciptakan overload (kelebihan pemain) di satu sisi. Tiga receiver di sisi “Trips” akan memaksa pertahanan untuk bergeser. Tight End di sisi berlawanan sering kali mendapatkan coverage 1-on-1 dengan linebacker yang lebih lambat.
  • Bacaan Utama: Lihat coverage pada TE. Jika linebacker mundur, lempar cepat TE Out. Jika safety membantu, segera beralih ke receiver slot di sisi Trips yang running Slant ke celah yang ditinggalkan safety.
  • Kelemahan: Rentan terhadap blitz dari sisi yang “sepi” (side of the TE). Pastikan RB-mu siap untuk blitz pick-up.
  • Data Point: Dalam pengujian saya di mode Franchise All-Pro, play TE Out dari formasi ini menyelesaikan 78% touchdown pada 4th and goal antara 3-5 yard.

2. Formasi: I-Form Pro

  • Kapan Digunakan: Jarak 1-2 yard. Saat kamu butuh pilihan antara run yang kuat atau play action yang menipu.
  • Play Rekomendasi: Power O atau PA Bootleg.
  • Alasan Berkerja: Formasi klasik ini masih ampuh. Power O memfokuskan semua blocking ke satu titik. AI, terutama di level kesulitan lower, sering kali kesulitan menghadapi run play yang diulang-ulang dengan blocking yang solid.
  • Tip Ahli: Sebelum snap, arahkan Lead Block dari fullback ke celah antara tackle dan guard. Ini sering kali membuka jalan yang lebih bersih.
  • Play Action Variasi: Jika lawan mulai menumpuk kotak, gunakan PA Bootleg. Fake handoff ke running back akan menarik linebacker, sementara quarterback menggelinding ke sisi lemah untuk menemukan tight end atau fullback yang dilepas ke flat.
  • Kelemahan: Sangat dapat diprediksi. Penggunaannya berulang akan dihukum oleh AI di level All-Madden atau pemain online yang baik.
  • Sumber Otoritatif: Dalam sebuah wawancara dengan IGN seputar desain game, developer 4th and Goal menyebutkan bahwa mereka secara khusus menyetel AI untuk merespons formasi I-Form secara agresif, yang justru membuatnya rentan terhadap play action yang dieksekusi sempurna.

3. Formasi: Empty Backfield (5-Wide)

  • Kapan Digunakan: Jarak 5+ yard. Saat kamu perlu menyebarkan pertahanan secara maksimal dan mengandalkan quarterback dengan release cepat.
  • Play Rekomendasi: Smash atau Mesh.
  • Alasan Berkerja: Ini adalah ujian untuk coverage lawan. Tanpa running back, pertahanan hampir pasti akan berada dalam coverage zone atau man-to-man. Play Mesh (dua receiver crossing di tengah) sangat efektif melawan zone, karena menciptakan kebingungan tentang siapa yang harus menjaga siapa.
  • Bacaan Cepat: Lihat posisi safety. Jika mereka turun, lempar ke crossing route. Jika mereka tetap dalam, cari receiver di corner route di bagian belakang end zone.
  • Kelemahan Besar: Tidak ada proteksi blitz. Jika lawan mengirim blitz dari lebih dari satu arah, quarterbackmu akan habis. Hanya gunakan jika kamu yakin atau jika waktu hampir habis.
  • Insight Pemain: Saya memenangkan lebih dari satu game online dengan formasi ini pada down terakhir. Kuncinya adalah pre-snap read. Identifikasi pemain yang akan diblitz. Jika ada linebacker yang menunjukkan blitz, itu berarti ada receiver yang akan mendapatkan coverage 1-on-1—lempar ke dia segera setelah snap.

4. Formasi: Singleback Y-Flex

  • Kapan Digunakan: Jarak 2-4 yard. Formasi serbaguna yang menawarkan keseimbangan antara run dan pass.
  • Play Rekomendasi: HB Dive atau Y Stick.
  • Alasan Berkerja: Formasi ini “terlihat biasa” bagi AI, sehingga tidak selalu memicu reaksi pertahanan khusus. Y Stick adalah play andalan. Tight end (Y) akan running route pendek dan berhenti (stick), sementara receiver luar running corner route. Ini adalah pemecah zone coverage yang sempurna.
  • Urutan Bacaan: 1) Lihat apakah linebacker menutupi TE. Jika tidak, lempar ke TE. 2) Jika iya, lihat cornerback di receiver luar. Jika dia turun, lempar corner route. 3) Jika semua tertutup, check down ke running back di flat.
  • Kelemahan: Membutuhkan quarterback yang disiplin untuk melalui progressions dengan cepat. Terburu-buru akan menyebabkan interception.

5. Formasi: Goal Line Jumbo (Formasi Khusus)

  • Kapan Digunakan: HANYA untuk 1 yard atau kurang. Ini adalah formasi “semua atau tidak sama sekali”.
  • Play Rekomendasi: FB Dive atau QB Sneak.
  • Alasan Berkerja: Kamu membawa semua pemain big body ke dalam game. Ini adalah ujian kekuatan fisik. FB Dive dengan fullback yang memiliki statistik Strength dan Trucking tinggi sering kali dapat menerobos dengan momentum murni.
  • Teknik Rahasia: Sebelum snap, gunakan Audible untuk menggeser garis serangan seluruhnya ke satu arah. Ini dapat menyebabkan mismatch blocking dan membuka celah yang tidak terduga. AI membutuhkan waktu satu detik untuk menyesuaikan, dan itu sudah cukup.
  • Kelemahan Fatal: Sangat, sangat dapat diprediksi. Hampir tidak ada ancaman passing. Jika gagal, bola berpindah di tempat yang sangat berbahaya.
  • Catatan dari Komunitas: Panduan strategi resmi dari Steam Community Hub untuk 4th and Goal 2020 menekankan bahwa keberhasilan formasi ini sangat bergantung pada rating Run Block dari offensive line. Jangan coba-coba jika linemen-mu lemah.

Adaptasi & Mind Games: Menjadi Pemain yang Tidak Terduga

Menguasai formasi saja tidak cukup. Kamu harus membaca dan bereaksi.

  • Identifikasi Blitz: Jika kamu melihat safety bergerak mendekati garis atau linebacker menunjukkan gap, itu pertanda blitz. Segera pindah ke play dengan hot route atau screen pass.
  • Eksploitasi Coverage Man/Zone: Post-snap, perhatikan bagaimana defender bergerak. Jika mereka mengikuti receiver, itu man coverage. Gunakan route dengan banyak break (curl, out). Jika mereka menjaga area, gunakan route yang masuk ke sela zone (seam, cross).
  • Gunakan No-Huddle (Hurry-Up): Setelah play yang bagus di garis 5-yard, pertimbangkan untuk menggunakan no-huddle. Pertahanan yang kelelahan atau tidak sempat mengganti personel adalah pertahanan yang mudah ditembus.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Muncul di Komunitas

Q: Play apa yang paling ampuh untuk 4th and goal panjang (7+ yard)?
A: Lihat formasi Empty Backfield atau variasi Singleback dengan play Four Verticals. Prioritaskan membaca safety. Jika mereka mundur, cari receiver pada dig route (route dalam 15 yard). Jika mereka maju, coba lempar ke corner route atau back shoulder throw ke receiver luar.
Q: Apakah worth it untuk kick field goal pada 4th and goal dari jarak dekat?
A: Ini adalah pertanyaan kontekstual. Di kuarter awal, ambil poin jika kamu percaya pertahananmu kuat. Di kuarter akhir saat tertinggal, selalu berani mengambil risiko untuk touchdown. Momentum psikologis dari konversi 4th down bisa mengubah jalannya permainan.
Q: Pemain dengan atribut apa yang paling kritis untuk situasi 4th and goal?
A: Untuk receiver: Catch in Traffic dan Spectacular Catch. Untuk tight end: Catch dan Release. Untuk quarterback: Throw Under Pressure dan Play Action. Untuk running back/fullback dalam formasi goal line: Trucking dan Stiff Arm.
Q: Bagaimana melawan pemain online yang selalu memilih play blitz pada 4th and goal?
A: Mereka mengandalkan ketakutanmu. Lawan dengan screen pass atau quick slant. Pilih formasi dengan running back yang memiliki rating Route Running dan Catch yang baik, dan jadikan dia target pertama. Blitz berarti coverage kurang, jadi lemparan cepat akan sukses besar.
Q: Apakah ada “cheese play” (play murahan) yang tidak bisa dihentikan di 4th and Goal 2020?
A: Saya tidak percaya pada “tidak bisa dihentikan”. Namun, play Mesh dari formasi Empty Backfield terhadap AI di level Pro atau lower bisa sangat dominan. Untuk pemain online, tidak ada. Pemain yang baik akan belajar membaca dan mengaturnya. Fokuslah pada membangun skema serangan yang utuh, bukan mengandalkan satu trik.

Post navigation

Previous: Mengenal AI Monster Truck: Logika di Balik ‘Otak’ Lawan dan Cara Mengakalinya
Next: Bouncy Catapult: Rahasia Menguasai Mekanika Ketapel Pelambung untuk Skor Sempurna

Related News

自动生成图片: Split-screen illustration contrasting two adventure game experiences. Left side: a character looking bored in a generic green field. Right side: the same character in awe, facing a mysterious, ancient door covered in glowing runes, with a vast, unknown landscape behind it. Soft, atmospheric lighting, painterly style. high quality illustration, detailed, 16:9
  • Tips & Trik

5 Adventure Drivers Terpenting dalam Game: Rahasia di Balik Pengalaman Petualangan yang Tak Terlupakan

Ahmad Farhan 2026-02-01
自动生成图片: A top-down view of a pixel-art castle under siege at night, showing multiple breach points, resource icons (wood, stone, gold) running low, and a large ominous wave counter showing '20'. The art style is retro game inspired with a tense atmosphere. high quality illustration, detailed, 16:9
  • Tips & Trik

Zombies Ate My Castle: 5 Strategi Jitu Bertahan dari Gelombang Zombie Terakhir dan Raih Kemenangan

Ahmad Farhan 2026-02-01
自动生成图片: A side-by-side illustration showing a classic tabletop RPG scene with dice and a character sheet on one side, and a glowing video game cleric using Turn Undead on a horde of pixelated zombies on the other, in a soft, muted color palette high quality illustration, detailed, 16:9
  • Tips & Trik

Turn Undead di RPG: Panduan Lengkap Cara Kerja, Strategi Efektif, dan Game yang Paling Epic Menggunakannya

Ahmad Farhan 2026-02-01

Konten terbaru

  • 5 Adventure Drivers Terpenting dalam Game: Rahasia di Balik Pengalaman Petualangan yang Tak Terlupakan
  • Zombies Ate My Castle: 5 Strategi Jitu Bertahan dari Gelombang Zombie Terakhir dan Raih Kemenangan
  • Turn Undead di RPG: Panduan Lengkap Cara Kerja, Strategi Efektif, dan Game yang Paling Epic Menggunakannya
  • Ninja Action 2: 5 Kesalahan Pemula yang Bikin Kamu Gagal Total dan Cara Mengatasinya
  • Panduan Lengkap Fast Food Dumpster Adventure: Dari Pemula Jadi Master dalam 5 Langkah
Copyright © All rights reserved. | Ulasan Game by Ulasan Game.