Skip to content

PortalPermainan

Temukan panduan lengkap, berita terkini, dan komunitas untuk semua gamer Indonesia.

Primary Menu
  • Beranda
  • Ulasan Game
  • Tips & Trik
  • Game Mobile
  • eSports
  • Home
  • Tips & Trik
  • War Masters: 3 Kesalahan Fatal Pemula dalam Pengaturan Formasi dan Cara Memperbaikinya
  • Tips & Trik

War Masters: 3 Kesalahan Fatal Pemula dalam Pengaturan Formasi dan Cara Memperbaikinya

Ahmad Farhan 2026-02-14

Kesalahan #1: Menganggap Formasi Hanya Soal “Tank di Depan, DPS di Belakang”

Kita semua pernah di sana. Baru download War Masters, lihat tutorial singkat, lalu langsung terjun ke medan perang dengan logika klasik: taruh unit berarmor tebal di depan, penembak jitu di belakang. Sederhana, kan? Sampai kemudian kita dihancurkan oleh serangan udara musuh, atau unit belakang kita justru jadi sasaran empuk assassin yang bisa teleport.
Ini adalah jebakan pertama dan paling umum. Pemikiran “formasi kotak-kotak” ini mengabaikan dinamika medan pertanahan 3D dan mekanika aggro (ancaman) yang kompleks di War Masters. Game ini bukan catur di papan datar.

A top-down view of a War Masters battle map showing a classic beginner formation (tanks in front, DPS in back) being flanked by flying units and stealth assassins from the sides and rear, soft color palette, strategy game illustration high quality illustration, detailed, 16:9

Mengapa Logika “Tank-DPS-Healer” Sering Gagal?

Masalahnya bukan pada trinitas itu sendiri, tapi pada penerapannya yang kaku. War Masters memperkenalkan variabel yang mengubah segalanya:

  • Elevation dan Line of Sight (LoS): Unit di dataran tinggi mendapat bonus damage dan jangkauan. Menaruh Archer Anda di belakang Knight yang berdiri di tanah rendah justru menghalangi tembakannya. Sementara Mage musuh di bukit kecil bisa melibas tim Anda dengan AoE.
  • Jenis Ancaman yang Berbeda: Beberapa unit, seperti Goblin Sappers, mengabaikan unit depan dan langsung melompat ke barisan belakang. Tank Anda yang gagah akan nonton saja. Unit Cavalry punya charge attack yang bisa menembus garis depan jika tidak di-counter dengan unit Pikemen.
  • Mekanika Aggro yang Tidak Sederhana: Aggro tidak selalu mengikuti “siapa yang paling dekat”. Damage per second (DPS) yang terlalu tinggi, healing yang mencolok, atau skill tertentu bisa menarik perhatian musuh untuk mengabaikan tank Anda. Saya pernah kehilangan Siege Engine berharga saya karena Healer tanpa sengaja overheal dan jadi magnet serangan.
    Solusi: Pikirkan Zona Kontrol, Bukan Barisan.
    Alih-alih barisan lurus, bayangkan formasi Anda menguasai area berbentuk donat atau setengah lingkaran.
  • Tank/Penahan tidak harus semua di garis terdepan. Sebarkan mereka untuk menutupi sudut masuk yang mungkin, seperti sisi-sisi jalur sempit atau dekat choke point.
  • DPS/Penyerang dikelompokkan berdasarkan jarak efektif dan target priority. Jangan campur Sniper (single-target, jarak jauh) dengan Artillery (AoE, lob shot). Letakkan mereka di posisi yang aman dari flank, tetapi juga punya line of sight yang jelas.
  • Unit Pendukung/Healer harus punya mobilitas atau ditempatkan di titik yang terlindungi namun masih bisa menjangkau sebagian besar tim. Pertimbangkan untuk menggunakan unit dengan skill global heal atau shield jika Anda kesulitan melindungi mereka.
    Intinya, formasi harus dinamis dan responsif terhadap peta serta komposisi musuh. Jangan takut untuk mengacak-acak posisi di fase persiapan. Uji coba dengan AI di mode latihan untuk melihat bagaimana unit Anda bereaksi terhadap berbagai jenis serangan.

Kesalahan #2: Terobsesi dengan Unit Legendary dan Mengabaikan Synergy

Siapa yang tidak tergoda? Dapatkan Solar Knight atau Arcane Phoenix dari gacha, langsung dipasang ke tim utama. Tim jadi penuh bintang, tapi kok kalah terus sama tim musuh yang isinya unit rare dan epic biasa saja?
Ini adalah jebakan kedua yang mahal harganya, baik secara in-game resource maupun moral. Kekuatan individu sebuah unit, sekalipun Legendary, sering kali kalah dari sinergi tim yang terencana dengan baik. Developer War Masters sendiri, dalam wawancara dengan IGN, menyebutkan bahwa balance patch mereka dirancang untuk memastikan “setiap unit, pada rarity apapun, memiliki niche dan kombo potensialnya sendiri.”

Bagaimana Mengidentifikasi dan Membangun Synergy?

Synergy bukan cuma soal “warna elemen yang sama”. Itu level paling dasar. Synergy sejati berasal dari interaksi skill dan role.

  • Kombo Status Effect: Ini yang paling mematikan. Contoh konkret: Unit A (misalnya, Frost Mage) memberikan efek “Chilled” (memperlambat). Unit B (misalnya, Storm Archer) memiliki skill pasif: “+50% damage terhadap musuh yang terkena efek Chilled.” Inilah multiplier yang sesungguhnya. Tim musuh yang penuh unit Legendary tapi tidak punya interaksi seperti ini akan kewalahan.
  • Buff dan Aura yang Tumpang Tindih: Hati-hati dengan diminishing returns. Memasang tiga unit yang semuanya memberikan buff “+20% Attack” sering kali kurang efektif dibandingkan dengan kombinasi “+Attack”, “+Attack Speed”, dan “Ignore Defense”. Lihat statistik detail skill!
  • Energy/Ultimate Generation: Beberapa unit, seperti Bard atau Engineer, dapat mempercepat pengisian ultimate skill rekan setimnya. Memasangkan mereka dengan unit yang memiliki ultimate skill mengubah permainan (seperti Mass Stun atau Full-team Heal) adalah strategi yang cerdas.
    Solusi: Analisis Skill, Bukan Hanya Tier List.
    Berhenti sejenak dari tier list YouTube dan buka menu Codex dalam game.
  1. Pilih Satu Unit “Anchor”: Bisa unit favorit atau yang sudah Anda upgrade. Baca deskripsi skill-nya sampai paham.
  2. Cari Partner yang Memperkuat/Melengkapi: Apakah unit anchor Anda punya AoE? Cari unit yang bisa mengumpulkan musuh (hook, pull). Apakah dia single-target DPS? Cari unit yang bisa memberi debuff defense break.
  3. Uji di Arena atau PvE Challenge: Data nyata lebih baik dari teori. Catat waktu penyelesaian atau damage output sebelum dan setelah mengganti satu unit untuk synergy.
    Ingat, meta berubah, tapi prinsip synergy tetap abadi. Unit epic yang memiliki synergy sempurna dengan tim Anda jauh lebih berharga daripada unit Legendary yang “jalan sendiri”.

Kesalahan #3: Statis dari Awal sampai Akhir (Set and Forget)

Ini mungkin puncak dari semua kesalahan. Kita menghabiskan waktu 10 menit menyusun formasi “sempurna” di menu persiapan, lalu saat pertempuran dimulai, kita hanya menonton dan berharap kemenangan datang. War Masters adalah game strategi real-time, bukan turn-based. Formasi awal hanyalah opening move.
Saya mengalami sendiri di Guild War musim lalu. Tim saya unggul komposisi, tapi lawan melakukan split push agresif dengan Cavalry cepat ke lane samping. Alih-alih menyesuaikan, saya tetap mempertahankan formasi tengah yang kaku. Hasilnya? Base kami dihancurkan dari samping sementara pasukan utama kami masih sibuk berjibaku di tengah. Kekalahan yang memalukan.

Kapan dan Bagaimana Harus Melakukan Rotasi atau Adjust?

Mengubah formasi di tengah pertempuran bukan tanda panik, tapi tanda penguasaan.

  • Trigger untuk Adjust:
  • Unit Kunci Musuh Mati: Jika main tank atau healer musuh tumbang, ini saatnya mengubah formasi dari bertahan menjadi menyerang total. Kerahkan assassin atau Cavalry untuk memburu backline mereka.
  • Skill Ultimate Musuh Telah Digunakan: Anda melihat Enemy Mage baru saja menghabiskan ultimate AoE-nya. Dia akan on cooldown untuk 15-20 detik. Itu adalah window of opportunity untuk memajukan garis depan Anda dengan agresif.
  • Objective Berubah: Saat capture point atau boss monster muncul, prioritas berubah. Mungkin Anda perlu mengelompokkan (clump up) untuk DPS check, atau justru menyebar (spread out) untuk menghindari AoE.
  • Teknik Adjust yang Efektif:
  • Partial Rotation: Hanya memindahkan 1-2 unit, bukan seluruh tim. Contoh: menarik Healer Anda sedikit ke belakang setelah assassin musuh muncul, sementara tank tetap menahan garis depan.
  • Target Switching Manual: Jangan andalkan AI targeting untuk target prioritas. Secara manual arahkan DPS Anda untuk memburu healer atau siege unit musuh terlebih dahulu. Ini sering menjadi pembeda antara menang dan kalah di pertarungan high-level.
    Solusi: Latih “Battlefield Awareness”, Bukan Hanya “Team Composition”.
    Buka rekaman pertempuran Anda yang kalah (fitur replay di War Masters sangat bagus untuk ini). Jangan lihat unit Anda, tapi amati:
  • Kapan momentum berubah?
  • Unit musuh mana yang paling banyak memberikan kontribusi damage/heal?
  • Di posisi mana pertempuran terjadi? Apakah menguntungkan bagi komposisi tim Anda?
    Dengan melatih ini, Anda akan mulai melihat pola dan tahu kapan saat yang tepat untuk “menekan tombol” dan mengubah alur pertempuran. Seperti kata pepatah tua di komunitas strategi: “No plan survives first contact with the enemy.” Fleksibilitas adalah kunci.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Pemula War Masters

Q: Saya F2P (Free-to-Play), apakah mungkin bersaing dengan pemain yang punya banyak unit Legendary?
A: Sangat mungkin. Fokus F2P harus pada maximize synergy dan resource management yang ketat. Jangan sebarkan resource untuk meng-upgrade banyak unit. Pilih 5-8 unit dengan rarity rare/epic yang sinergis dan bawa mereka ke level maksimum yang Anda bisa. Unit fully upgraded epic dengan synergy lebih menakutkan daripada tim Legendary acak level 1. Manfaatkan juga unit farmable dari shop dan stage yang konsisten kuat dalam meta.
Q: Apakah ada “formasi terbaik” yang bisa saya salin untuk semua mode?
A: Tidak ada. Formasi terbaik adalah yang paling counter terhadap komposisi musuh dan paling cocok dengan objective mode tersebut. Formasi untuk Arena (PvP) yang agresif akan berbeda dengan formasi untuk Defense Tower (PvE) yang bertahan. Selalu adaptasi. Situs seperti [Fandom War Masters Wiki] adalah tempat yang bagus untuk melihat statistik base unit, tapi interpretasi dan penerapannya ada di tangan Anda.
Q: Bagaimana cara mengetahui mana unit “tank” yang baik? Apakah hanya melihat stat DEF dan HP?
A: Tidak cukup. Tank yang baik memiliki kombinasi: 1) Base stats DEF/HP yang tinggi, 2) Skill yang menghasilkan threat/taunt untuk memaksa musuh menyerangnya, dan 3) Survivability tool sendiri, seperti shield, heal, atau damage reduction. Beberapa “tank” bahkan efektif karena memiliki crowd control (stun, knock-up) untuk mengganggu formasi musuh. Baca skill kit-nya secara menyeluruh.
Q: Kapan saat yang tepat untuk “reroll” akun di awal permainan?
A: Reroll (membuat akun baru untuk mendapatkan unit awal yang bagus) hanya disarankan jika Anda benar-benar ingin main jangka panjang dan target-oriented. Jika Anda melakukannya, jangan hanya fokus pada dapat Legendary. Carilah dua unit dari rarity apapun yang memiliki synergy kuat langsung dari awal (misalnya, combo freeze + damage seperti yang disebutkan di atas). Memiliki duo synergy yang solid di menit-menit pertama permainan akan mempercepat progres Anda secara dramatis dibandingkan hanya memiliki satu unit Legendary soliter.

Post navigation

Previous: Age of War: 5 Strategi Jitu Membangun Ekonomi di Menit Awal untuk Dominasi Akhir Game
Next: Brain Test 2: 7 Teka-Teki Paling Membingungkan di Chapter 3 dan Solusi Logisnya

Related News

自动生成图片: A minimalist, playful illustration of a stylized stickman character mid-stride on a colorful, abstract race track, with speed lines and a subtle glow effect, soft pastel color palette high quality illustration, detailed, 16:9
  • Tips & Trik

Stickman Race: Panduan Lengkap Karakter, Power-up, dan Strategi Menang di Setiap Trek

Ahmad Farhan 2026-02-15
自动生成图片: Side-by-side character silhouette comparison in a game arena, left side shows a sturdy, shield-bearing Tank with blue aura, right side shows a hulking, clawed Monster with red aura, minimalist style with soft colors high quality illustration, detailed, 16:9
  • Tips & Trik

Tank vs Monster: Analisis Mendalam Peran dan Counterplay di Berbagai Mode Battle

Ahmad Farhan 2026-02-15
自动生成图片: A dynamic game scene showing a glowing fist impact about to hit a character, with ethereal chain and prison bar visual effects emanating from the point of impact, soft blue and purple color palette, action RPG style high quality illustration, detailed, 16:9
  • Tips & Trik

Prison Punch: Panduan Lengkap Cara Dapatkan, Efek, dan Strategi Penggunaan di Berbagai Mode Game

Ahmad Farhan 2026-02-15

Konten terbaru

  • Stickman Race: Panduan Lengkap Karakter, Power-up, dan Strategi Menang di Setiap Trek
  • Tank vs Monster: Analisis Mendalam Peran dan Counterplay di Berbagai Mode Battle
  • Prison Punch: Panduan Lengkap Cara Dapatkan, Efek, dan Strategi Penggunaan di Berbagai Mode Game
  • Pop It Master: Rahasia Menyelesaikan Semua Level Tanpa Stuck (Panduan Strategi Per Level)
  • Blumgi Rocket: Panduan Lengkap Cara Dapatkan, Upgrade, dan Gunakan untuk Dominasi Game
Copyright © All rights reserved. | Ulasan Game by Ulasan Game.